
Usaha & Potensi Kehutanan
Diversifikasi usaha budidaya pesisir, perhutanan sosial agroforestry, dan peternakan terpadu
Menggabungkan Konservasi & Ekonomi
Pengelolaan kawasan hutan di Desa Tumpakkepuh berbasis partisipatif dengan memadukan tanaman konservasi pesisir pantai Samudera Hindia dan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi.

Budidaya Cemara Udang & Cemara Laut
Cemara Udang (*Casuarina equisetifolia*) merupakan benteng alami di sepanjang pesisir pantai selatan Desa Tumpakkepuh yang berfungsi menahan abrasi air laut dan mengurangi terpaan angin kencang Samudera Hindia.
Manfaat Utama:
Sabuk Hijau (Greenbelt) Penahan Abrasi Pesisir Pantai
Ekowisata & Lingkungan Teduh Pengunjung
Perbaikan Struktur Tanah Pasir Pesisir
Agroforestry Tebu, Jagung & Palawija
Mengembangkan pola tumpangsari di sela-sela tegakan hutan. Komoditas Tebu menjadi sumber penghasilan utama warga dengan panen mencapai 115.000 Ton per tahun, didukung Jagung 300 Ton per 6 bulan, Kacang Hijau 10 Ton, dan Bawang Merah 4 Ton.
Hasil Produksi Tahunan:
Jagung: 300 Ton / 6 Bulan
Tebu: 115.000 Ton / Tahun
Kacang Hijau: 10 Ton | Bawang Merah: 4 Ton


Peternakan Sapi & Kambing Terpadu
Integrasi peternakan dan perhutanan (Silvopastura) memanfaatkan pakan hijau rumput gajah di bawah naungan pohon hutan, serta mengolah kotoran hewan ternak menjadi pupuk organik komposting alami.
Keunggulan Terpadu:
Pakan Hijau Alami dari Kawasan Hutan Kemasyarakatan
Pupuk Kandang Organik untuk Kesuburan Lahan